Kediri (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) sukses menggelar perhelatan akbar bertajuk Jambore Ajang Kreativitas PIK-R 2026. Mengusung tagline Spark The Creativity, Rise The Generation, kegiatan edukatif ini dilangsungkan meriah di Area Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh kurang lebih 500 peserta antusias yang berasal dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Para peserta terbagi dari jalur SMP/MTs, SMA/MA se-Kabupaten Kediri, hingga jalur masyarakat dari seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Kediri.
Rangkaian perlombaan sebenarnya telah dimulai sejak awal Agustus secara daring. Puncaknya, seluruh finalis beradu bakat secara langsung untuk memperebutkan gelar juara 1, 2, dan 3 dari berbagai cabang lomba. Berbagai jenis kompetisi menarik disajikan, mulai dari Story Telling, News Anchor, Cover Lagu Gati, hingga lomba khusus Local Food Evolution (LOF-U) yang diperlombakan secara offline di lokasi acara.
Suasana kemeriahan acara kian memuncak tatkala panitia turut menghadirkan semarak kemerdekaan melalui deretan perlombaan 17 Agustusan yang interaktif. Berbagai lomba tradisional penuh kekompakan seperti estafet karet tepung, estafet sarung berantai, mencari suara hewan, hingga tebak gaya sukses mencairkan suasana, memancing gelak tawa, serta mempererat kebersamaan antar peserta dari berbagai wilayah.
Menambah kemeriahan acara, Andika Media hadir tidak hanya berperan sebagai media partner, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam penjurian. Salah satu penyiar andalannya, Ari Utami, didapuk menjadi dewan juri untuk cabang perlombaan News Anchor. Kehadiran media lokal ini memberikan warna tersendiri serta motivasi tambahan bagi para peserta muda yang tampil percaya diri di atas panggung.
Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Nurwulan Andadari, menjelaskan bahwa visi utama dari penyelenggaraan kegiatan ini bukan sekadar mewadahi kreativitas anak-anak muda. Lebih dari itu, acara ini menjadi instrumen penting untuk mensosialisasikan Pendidikan Kesehatan Alat Reproduksi Remaja. Langkah preventiv ini diambil agar anak-anak mengetahui dan memahami bahaya HIV/AIDS. “Kegiatan ini mewadahi kreativitas sekaligus menyosialisasikan kesehatan reproduksi untuk mencegah HIV/AIDS demi mencetak generasi muda yang berkualitas dan menjadi teladan,” ujar Nurwulan Andadari.
Sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam membina generasi muda, Andadari menambahkan bahwa DP2KBP3A berencana untuk menjadikan kegiatan edukatif ini sebagai agenda rutin tahunan. Tujuannya adalah untuk terus memberikan wadah bagi para remaja guna menyalurkan energi positif melalui kegiatan yang asyik, relevan dengan perkembangan zaman, dan tentunya sarat akan muatan edukasi. “Sebagai komitmen nyata membina generasi muda, kegiatan edukatif ini akan dijadikan agenda rutin tahunan yang asyik, relevan, dan sarat edukasi,” ujar Andadari.
Mengakhiri rangkaian acara, Kepala Dinas DP2KBP3A menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh remaja yang hadir. Ia berharap agar generasi muda Kabupaten Kediri benar-benar matang dalam merencanakan masa depan mereka demi mewujudkan generasi bangsa yang unggul di bidang akademis, kompetitif, produktif, kreatif, serta memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kesehatan reproduksi masing-masing.
“Saya berharap generasi muda Kabupaten Kediri matang dalam merencanakan masa depan, unggul secara akademis, produktif, kreatif, serta memiliki pemahaman komprehensif tentang kesehatan reproduksi untuk mewujudkan generasi bangsa yang unggul,” pungkas Kepala Dinas DP2KBP3A.(sof)































