JOMBANG, KUBUS.ID – Pengamanan lalu lintas rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang mulai dipersiapkan. Satlantas Polres Jombang memastikan Jalan KH Wahab Hasbullah, dari Simpang Sambong hingga Simpang Tol Tembelang, akan ditutup total selama pelaksanaan Muktamar pada 27-31 Agustus 2026.
Kasat Lantas Polres Jombang AKP Anjar Rahmaputra mengatakan jalur tersebut hanya dapat dilalui peserta atau delegasi Muktamar yang memiliki tanda khusus. Pengendara umum, khususnya truk dan bus, akan diarahkan melalui sejumlah jalur alternatif yang disiapkan dalam tiga ring pengamanan untuk mencegah penumpukan kendaraan.
“Kami menyiapkan pola rekayasa lalu lintas menjadi tiga ring. Tujuannya untuk memecah kepadatan kendaraan di satu titik,” kata AKP Anjar.
Pada Ring 2, penyekatan kendaraan besar dilakukan di Simpang Tiga Jembatan Ploso dan Simpang Tol Bandar Kedungmulyo. Kendaraan yang menuju Mojokerto atau Surabaya dapat diarahkan melalui jalur alternatif maupun tol. Sementara Ring 3 disiapkan di Simpang Empat Pasar Kabuh dan Simpang Tiga Sembung untuk memberikan informasi kepada pengemudi sebelum memasuki kawasan pengamanan.
Selain pengamanan selama Muktamar, Satlantas juga menyiapkan rekayasa situasional untuk kegiatan pra-Muktamar berupa istigasah akbar yang berlangsung malam ini. Rekayasa dapat berupa pengalihan arus, buka-tutup, one way, hingga contraflow sesuai kondisi lalu lintas.
AKP Anjar mengimbau pengemudi truk dan bus menghindari Jalan KH Wahab Hasbullah selama 27-31 Agustus. Satlantas Polres Jombang juga berkoordinasi dengan Gerakan Supir Jawa Timur (GSJT) untuk menyebarkan informasi kepada para pengemudi agar memilih jalur alternatif sejak awal perjalanan.(ikj)






























