Kediri (KUBUS.ID) – Walikota Kediri, Vinanda Prameswati, menghadiri kegiatan Pembekalan Takmir Masjid Se-Kota Kediri yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kota Kediri tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali para pengurus masjid dengan materi tata kelola modern, mulai dari aspek keamanan hingga manajemen keuangan berbasis digital.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua DMI Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Djalil, perwakilan Kementerian Agama Kota Kediri, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Kediri terkait.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menekankan pentingnya adaptasi pengurus masjid terhadap dinamika masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, pengelolaan rumah ibadah harus dilakukan secara amanah dan profesional agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Dinamika masyarakat terus berkembang. Maka pengelolaan masjid juga terus harus ditingkatkan. Masjid harus dikelola dengan amanah, profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Mbak Wali.
Ia berharap pembekalan ini dapat mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) melalui ekosistem digital syariah. Langkah tersebut diyakini tidak hanya memperkuat finansial masjid, tetapi juga memperluas dampaknya bagi kegiatan sosial, pendidikan, serta peningkatan ekonomi umat.
Selain tata kelola keuangan, aspek keamanan dan ketertiban lingkungan masjid juga menjadi poin krusial yang disoroti. Mbak Wali berpesan agar sinergi dengan aparat keamanan terus dijaga demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beribadah.
“Kami berharap dengan adanya pembekalan ini, mulai dari pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf berbasis ekosistem digital syariah, dapat memberikan manfaat yang luas. Tidak hanya untuk kegiatan masjid, tetapi juga kegiatan sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, mendukung pendidikan, dan bahkan menunjang perkembangan ekonomi masyarakat. Begitu pula keamanan dan ketertiban, agar masjid benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk beribadah,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para tokoh agama, rangkaian acara ini juga diisi dengan penyerahan uang kehormatan secara simbolis dari PW Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur kepada para imam masjid atas dedikasi dan pengabdian panjang mereka selama melayani umat. (sof/nhd)































