KEDIRI, (KUBUS.ID) – Paguyuban Petani Hutan Kelud Raya (PPHKR) menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan kepada Perum Perhutani KPH Kediri. Paguyuban Petani Hutan Kelud Raya merupakan gabungan dari 19 Koperasi/PKTH/PLMDH yang bergerak dalam pemanfaatan kawasan hutan di Kabupaten Kediri dengan jumlah anggota mencapai 17.338 kepala keluarga (KK).
Ketua Paguyuban Petani Hutan Kelud Raya, Sugianto, menyampaikan bahwa aksi damai dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Perhutani KPH Kediri. Menurutnya, aksi unjuk rasa yang dilakukan salah satu serikat pekerja atau buruh kepada Perhutani dinilai berpotensi mengganggu situasi yang selama ini kondusif.
“Kami ingin menyampaikan aspirasi secara damai sebagai bentuk dukungan kepada mitra kami, Perum Perhutani KPH Kediri, sekaligus mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas serta kelestarian hutan,” ujar Sugianto.
Dalam aksi tersebut, terdapat tiga poin tuntutan utama, yakni meminta Perhutani tidak tunduk terhadap tekanan dari oknum organisasi yang dinilai tidak berkaitan dengan persoalan kehutanan, meminta pihak-pihak di luar kewenangannya tidak ikut campur dalam permasalahan pengelolaan hutan, serta memberikan dukungan penuh terhadap program Perhutani sebagai mitra dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Paguyuban sekitar 2.000 orang mengikuti aksi damai. Berbagai sarana pendukung disiapkan, mulai dari mobil komando, sound system, kendaraan pribadi, truk, kereta kelinci, hingga banner dan poster.
Paguyuban berharap kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan tetap mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai dengan tetap menjaga ketertiban umum.(atc)































