KEDIRI, (KUBUS.ID) – Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki karakter serta nilai-nilai spiritual yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Festival Anak Sholeh 2026 yang diselenggarakan TP PKK Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), yang bertempat di pendopo Panjalu Jayati.
Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas melalui berbagai perlombaan bernuansa edukatif dan religius. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial, festival ini diharapkan mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri.
Mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Kediri, Dyah Saktiana, menyampaikan bahwa Festival Anak Sholeh merupakan bagian dari upaya TP PKK dalam membentuk karakter anak sejak dini melalui kegiatan yang membangun kemampuan intelektual sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus dan modal yang sangat berharga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, mereka perlu mendapatkan ruang untuk berkembang, mengasah bakat, sekaligus memperkuat keimanan dan kecintaan terhadap nilai-nilai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam,” ujar Dyah.
Perempuan yang akrab disapa Nana itu menuturkan, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Arus informasi yang begitu cepat melalui teknologi dan media sosial menuntut adanya pendampingan yang tepat agar mereka mampu memanfaatkan perkembangan zaman secara bijaksana.
Menurutnya, kegiatan positif seperti Festival Anak Sholeh menjadi salah satu sarana untuk membangun rasa percaya diri, meningkatkan kompetensi, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
“Harapan kami, anak-anak memiliki rasa bangga terhadap bangsa Indonesia yang benar-benar tumbuh dan tertanam dalam diri mereka. Dengan begitu, mereka tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap bangsa,” tambahnya.
Festival Anak Sholeh 2026 menghadirkan beragam perlombaan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Di antaranya lomba menyanyi solo lagu religi tingkat SMP dan SMA, lomba pengucapan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta Muslimah Beauty Contest yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya.
Secara keseluruhan, sebanyak 306 peserta ambil bagian dalam tiga kategori perlombaan tersebut. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sekaligus menjadi ruang pembinaan bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.
Selain perlombaan, Festival Anak Sholeh juga diramaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat serta bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan lokal. Kehadiran stan UMKM turut menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menambah semarak penyelenggaraan festival.
Melalui Festival Anak Sholeh 2026, TP PKK Kabupaten Kediri berharap semakin banyak anak yang tumbuh menjadi generasi berprestasi, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai agama, budaya, dan semangat kebangsaan sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.(atc/stm)































