Beranda Jawa Timur Bupati Kediri Perkuat Pengembangan Wisata Alam, Air Panas Gunung Kelud Disiapkan Jadi...

Bupati Kediri Perkuat Pengembangan Wisata Alam, Air Panas Gunung Kelud Disiapkan Jadi Magnet Baru Dongkrak PAD

1

Kediri (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus mengoptimalkan potensi daerah sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pengembangan destinasi wisata berbasis alam. Di bawah kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, langkah penguatan sektor pariwisata dilakukan secara bertahap dengan memaksimalkan potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Kediri.

Setelah melakukan penambahan jam operasional kawasan wisata Besuki di lereng Gunung Wilis pada tahun 2026, kini perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri diarahkan pada pengembangan kawasan wisata Gunung Kelud. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah pembukaan kembali wisata pemandian air panas yang sempat berhenti beroperasi sejak erupsi Gunung Kelud pada 2014.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri telah melaksanakan survei lapangan untuk memetakan potensi sekaligus memastikan kesiapan lokasi sebelum destinasi tersebut kembali dibuka untuk masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menjelaskan bahwa keberadaan wisata air panas memiliki nilai strategis dalam memperkaya pilihan destinasi di kawasan Gunung Kelud sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Potensi yang kami temukan sangat menjanjikan. Jika nantinya dapat dibuka kembali, wisata air panas akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, baik pengunjung yang baru maupun mereka yang ingin kembali menikmati kawasan Gunung Kelud,” ujar Mustika.

Mustika menambahkan, pengembangan kawasan wisata Gunung Kelud merupakan bagian dari arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang mendorong agar seluruh potensi wisata di Kabupaten Kediri, khususnya Gunung Kelud dan Gunung Wilis, dikelola secara optimal sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan PAD.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, proses survei dilakukan bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Ngancar serta komunitas pelaku wisata yang selama ini aktif mengembangkan kawasan Gunung Kelud. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar pengembangan destinasi berjalan aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah akses menuju lokasi pemandian air panas. Saat ini, dari area parkir terbaru, wisatawan masih harus berjalan kaki sekitar 30 menit untuk mencapai titik lokasi. Karena itu, pemerintah akan mengkaji jalur yang paling aman dan layak digunakan sebelum destinasi resmi dibuka kembali.

“Kami masih melakukan pemetaan terhadap akses yang paling memungkinkan dilalui pengunjung. Harapannya, seluruh persiapan dapat segera rampung sehingga wisata air panas Gunung Kelud bisa kembali dinikmati masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama,” pungkas Mustika.

Melalui pengembangan destinasi wisata alam secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kediri di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana berharap sektor pariwisata semakin berkembang, mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan roda perekonomian lokal, serta menjadi salah satu penyumbang signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini