KEDIRI – Gempa bumi bermagnitudo kecil yang belakangan kerap terjadi di wilayah perairan selatan Pulau Jawa masih tergolong normal dan belum menjadi indikasi akan terjadi gempa yang lebih besar. Kondisi tersebut disampaikan Pengamat Meteorologi Geofisika Muda Stasiun Geofisika Nganjuk, Purwo Yuli Atmoko, menanggapi meningkatnya pertanyaan masyarakat terkait aktivitas gempa yang berpusat di laut.
Menurut Purwo, wilayah Kediri Raya memang dipengaruhi aktivitas zona subduksi di Samudra Hindia. Dalam kondisi normal, BMKG mencatat rata-rata terjadi sekitar 15 hingga 20 gempa kecil setiap 24 jam dengan magnitudo berkisar 2,1 hingga 2,8. Sebagian besar gempa tersebut tidak dirasakan masyarakat karena pusatnya berada jauh di laut dengan kedalaman puluhan kilometer sehingga energi yang sampai ke daratan sangat kecil.
“Secara ilmiah, kondisi gempa bumi di Kediri Raya saat ini masih dalam keadaan normal. Gempa-gempa kecil yang terjadi juga belum bisa dibuktikan sebagai pertanda akan terjadi gempa yang lebih besar,” ujar Purwo kepada Radio ANDIKA.
Purwo menjelaskan, justru gempa-gempa kecil dapat melepaskan sebagian energi yang tersimpan di dalam bumi. Meski demikian, masyarakat tetap diminta tidak lengah dan selalu mengikuti informasi resmi BMKG apabila terjadi aktivitas kegempaan.
Selain dipengaruhi zona subduksi di selatan Jawa, Kediri Raya juga memiliki dua sesar aktif di daratan, yakni Sesar Blumbang dan Sesar Waru. Kedua sesar tersebut berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga berpotensi menimbulkan dampak lebih besar apabila terjadi gempa, meskipun magnitudonya relatif kecil.
“Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap harus waspada. Cek informasi gempa melalui kanal resmi BMKG dan jadikan gempa-gempa kecil sebagai pengingat bahwa wilayah kita memang memiliki potensi gempa,” kata Purwo.
BMKG memastikan seluruh aktivitas gempa, baik yang terjadi di laut maupun di darat, terus dipantau melalui sistem pemantauan kegempaan. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. (stm)































