Beranda Kediri Raya Empat Warga Bujel Kota Kediri Jadi Korban Insiden Kapal Virgo Transport 8

Empat Warga Bujel Kota Kediri Jadi Korban Insiden Kapal Virgo Transport 8

1462
Salah satu keluarga korban yang menemui awak media di rumahnya. (Redaksi)

Kediri, (KUBUS.ID) – Empat orang warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, tercatat sebagai korban dalam insiden tenggelamnya kapal KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa atau sekitar perairan Masalembo, Minggu dini hari. Kapal tersebut diketahui sedang berlayar dengan rute pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum akhirnya mengalami kecelakaan nahas di tengah laut.

Berdasarkan data manifest penumpang yang dihimpun, keempat korban merupakan satu keluarga inti yang terdiri dari sepasang suami istri beserta dua orang anak mereka. Para korban masing-masing diidentifikasi bernama Winarsih (48), suaminya Ermanto (41), serta dua buah hati mereka yaitu Amelia Elsa Mahera (16) dan Kayla Ermania Rizky (6).

Sigit Sugiarto, kakak ipar dari korban Winarsih, mengungkapkan bahwa anggota keluarganya tersebut telah berangkat meninggalkan rumah sejak hari Jumat sebelum insiden terjadi. Kepergian mereka ke Banjarmasin bertujuan untuk menemui seorang kerabat atau teman yang telah dikenal oleh Winarsih sejak masa lampau ketika ia bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW). Selain itu juga untuk mencari lapangan pekerjaan.

“Mereka berangkat sejak hari Jumat dan akan pergi ke Banjarmasin menemui temannya yang dikenal Winarsih pada saat menjadi TKW dan mencari lapangan pekerjaan,” ujar Sigit.

Mendengar kabar musibah yang menimpa sanak saudara mereka, pihak keluarga langsung bergerak cepat menuju Surabaya untuk memantau situasi di lapangan. Saat ini, rombongan keluarga dilaporkan sudah berada di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya guna mencari informasi valid sekaligus memantau perkembangan proses pencarian terkini.

Kepala Kelurahan Bujel, I Wayan Yudiana, saat dikonfirmasi oleh Jurnalis ANDIKA turut membenarkan bahwa warganya ada yang menjadi korban dalam kecelakaan laut tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kelurahan bergerak setelah menerima laporan resmi dari Petugas Investigasi Polres Kediri Kota yang meneruskan informasi kepada aparatur setempat.

“Setelah mendapatkan informasi dari Petugas Investigasi dari Polres Kediri Kota, pihaknya langsung menginformasikan pihak keluarga,” tutur Wayan.

Ia menambahkan, keberangkatan pihak keluarga ke Pelabuhan Tanjung Perak juga disertai dengan membawa berbagai berkas dokumen pendukung yang diperlukan. Dokumen-dokumen tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar penting untuk proses identifikasi korban apabila telah ditemukan oleh tim SAR gabungan.

“Saat ini pihak keluarga berangkat ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk membawa berkas pendukung sebagai dasar untuk dilakukan identifikasi, dan berdasarkan informasi dari pihak keluarga masih belum ada informasi ditemukan,” tambah Wayan.

Pihak Kelurahan Bujel menyatakan akan terus melakukan koordinasi secara intensif dan mendalam dengan berbagai instansi berwenang guna memantau perkembangan informasi lanjutan di lapangan. Pemerintah kelurahan bersama masyarakat setempat mendoakan yang terbaik serta berharap agar para korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat, seraya memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan mental dalam menghadapi cobaan berat ini. (sof/nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini