Beranda Kediri Raya Tiga Ruang SD di Blitar yang Terdampak Pembangunan KDMP Akan Diganti Tahun...

Tiga Ruang SD di Blitar yang Terdampak Pembangunan KDMP Akan Diganti Tahun Ini

9
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. (Foto: Google)

Blitar (KUBUS.ID) – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar memastikan tiga ruangan di SDN Tlogo 2 yang terdampak pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan dibangun kembali melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAK) 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, S.Sos., M.Si., mengatakan pembongkaran tiga ruangan tersebut sebenarnya telah dilakukan sekitar tiga bulan lalu sebagai bagian dari pembangunan KDMP yang telah disepakati berbagai pihak.

“Memang ada pembangunan KDMP yang sebagian berdampak pada tiga ruang di SDN Tlogo 2. Tapi itu sudah lama, sekitar tiga bulan lalu. Pemerintah daerah juga akan mengganti ruangan tersebut karena masih banyak ruang yang bisa dimanfaatkan di sekolah itu,” kata Agus saat dikonfirmasi Radio ANDIKA.

Agus menjelaskan, tiga ruangan yang terdampak bukan merupakan ruang kelas, melainkan ruang kepala sekolah, ruang keterampilan, dan perpustakaan. Karena itu, kegiatan belajar mengajar siswa tetap berjalan normal dan tidak ada kelas yang dipindahkan.

“Yang digunakan bukan ruang kelas. Jadi siswa tidak terdampak. Ruang kepala sekolah sementara bergabung dengan ruang guru, sedangkan kegiatan keterampilan dilakukan secara bergantian di ruang yang tersedia,” jelasnya.

Menurut Agus, pembangunan ruang pengganti akan dilakukan setelah proses administrasi PAK 2026 selesai. Jika berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik ditargetkan mulai Oktober 2026.

“Karena harus mengikuti proses APBD, mudah-mudahan bulan Oktober ini sudah bisa kita laksanakan. Lokasinya tetap di sekitar area SDN Tlogo 2,” ujarnya.

Ia juga menegaskan keberadaan KDMP nantinya tidak akan mengganggu aktivitas sekolah. Bangunan koperasi akan berada berdampingan dengan lingkungan sekolah dan dipisahkan sehingga tidak masuk ke area kegiatan belajar mengajar.

Selain itu, Agus menyebut penggunaan sebagian lahan sekolah untuk pembangunan KDMP telah melalui kesepakatan bersama yang difasilitasi DPRD Kabupaten Blitar dan melibatkan warga, komite sekolah, serta wali murid.

“Dengan adanya bangunan pengganti nanti, saya yakin aktivitas sekolah tidak akan terganggu,” pungkasnya. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini