Kediri (KUBUS.ID) – Bangunan Puskesmas Tiron Banyakan Kabupaten Kediri terbakar, Senin (1/6) dinihari tadi. Kata Mas Danang, warga sekitar di lokasi ada sekitar 4-5 armada pemadam kebakaran diterjunkan di lokasi.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri membutuhkan waktu setidaknya 3 jam untuk proses pemadaman Puskesmas Tiron, Banyakan, yang terbakar. Total api melahap hampir 80% bangunan Puskesmas, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1 Miliar.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Satriyo mengatakan kebakaran awalnya diketahui penjaga Puskesmas yang melihat api muncul dari lemari pendingin di ruang apotek.
“Penjaga Puskesmas mengetahui api yang sudah membesar di area lemari es apotek di salah satu ruangan Puskesmas yang diduga hubungan pendek arus atau korsleting listrik,” ujar Kaleb saat mengudara di Radio ANDIKA.
Petugas, kata Kaleb, menemui sejumlah kendala sehingga menyebabkan proses pemadaman hingga pembasahan berlangsung 3 jam. Ia menyebut banyaknya material yang mudah terbakar, angin berhembus cukup kencang, hingga proses lokalisir yang membutuhkan waktu karena objek berdekata dengan pasar dan pemukiman.
“proses lokalisir membutuhkan waktu cukup lama kami lakukan agar api tidak merembet ke rumah dan pasar,” sambungnya.
Kaleb menambahkan total 4 armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas melakukan proses pemadaman dan pembasahan serta memastikan tidak ada titik api tersisa.
“Kami menerjunkan 2 unit armada pos Grogol 5.000 liter dengan jumlah anggota 5 orang, 1 unit armada pos Ngadiluwih dan 1 unit armada PMK kota Kediri,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. (nhd)































