BLITAR, (KUBUS.ID) – Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin, S.H.I. melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Blitar. Sidak dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar dan penerima manfaat mendapatkan makanan dengan kualitas yang baik.
Mas Ibin, sapaan H. Syauqul Muhibbin, mengatakan pemantauan dilakukan mulai dari penerimaan bahan makanan, proses memasak, pengemasan hingga pengiriman ke sekolah. Pemerintah juga memastikan makanan dikonsumsi sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.
“Menu sehabis dimasak tidak lebih dari empat jam untuk dimakan,” kata Mas Ibin.
Menurutnya, koordinasi antara SPPG dan sekolah menjadi salah satu hal penting agar tidak terjadi jeda terlalu lama antara proses memasak, pengantaran, dan waktu makanan dikonsumsi siswa maupun penerima manfaat lainnya.
Hasil pemantauan menunjukkan proses di sejumlah SPPG yang didatangi telah berjalan cukup baik. Mas Ibin juga meminta pengelola SPPG lebih teliti dalam memilih dan mengolah bahan makanan, khususnya sayur dan buah yang berpotensi masih membawa hama atau kotoran.
“Kami tekankan SOP itu harus berjalan dengan baik. Juga perlunya koordinasi yang intensif antara dapur itu sendiri bersama sekolah,” ujarnya.
Pemkot Blitar juga menyiapkan koordinasi dengan fasilitas kesehatan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat. Sementara SPPG yang dinilai belum memenuhi standar diminta segera melakukan perbaikan agar seluruh proses sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).
Mas Ibin menilai pelaksanaan MBG di Kota Blitar terus mengalami peningkatan. Selain memastikan aspek keamanan dan higienitas, ia berharap SPPG turut memperhatikan kualitas serta cita rasa menu agar semakin diterima oleh para penerima manfaat.
“Tidak hanya higienis, tidak hanya SOP-nya dijalankan, tapi menu-menunya juga mungkin disukai sama siswa, sama penerima,” katanya.































