Beranda Kediri Raya Dua Desa di Blitar Mulai Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan Air Bersih

Dua Desa di Blitar Mulai Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan Air Bersih

3719

Blitar (KUBUS.ID) -Musim kemarau mulai berdampak di Kabupaten Blitar. Dua desa di Kecamatan Wates, yakni Desa Tugurejo dan Desa Sukorejo, mulai mengalami kekurangan air bersih sehingga mendapat bantuan distribusi air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan kedua desa tersebut menjadi wilayah pertama yang mengajukan bantuan air bersih pada musim kemarau tahun ini. Penyaluran air dijadwalkan mulai dilakukan pada Senin (20/7/2026).

“Yang sudah masuk laporan dan mulai kami tangani adalah Desa Tugurejo dan Desa Sukorejo di Kecamatan Wates. Selain itu, ada laporan dari Kecamatan Panggungrejo yang saat ini masih kami lakukan pemetaan dan verifikasi,” ujar Wahyudi saat dihubungi Radio ANDIKA.

BPBD mencatat terdapat tujuh kecamatan, 21 desa, dan 43 dusun di Kabupaten Blitar yang masuk kategori kawasan rawan kekeringan berdasarkan data pemetaan sebelumnya. Namun, jumlah wilayah terdampak diperkirakan dapat bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.

Menurut Wahyudi, distribusi air bersih akan dilakukan secara bergilir sesuai tingkat kebutuhan masyarakat. Apabila permintaan meningkat, BPBD akan berkoordinasi dengan Perumda Air Minum (PDAM) dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu penyaluran air bersih.

BPBD menegaskan bantuan yang diberikan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air minum. Masyarakat juga diimbau segera melapor apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini