Beranda Kediri Raya Hadiri Rakor Forkopimda Jawa-Bali, Bupati Kediri Perkuat Komitmen Jaga Stabilitas dan Tekan...

Hadiri Rakor Forkopimda Jawa-Bali, Bupati Kediri Perkuat Komitmen Jaga Stabilitas dan Tekan Pengangguran

835
Bupati Hanindhito bersama Sekda Kabupaten Kediri, Solikin. (istimewa)

Kediri (KUBUS.ID) – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Regional Jawa-Bali yang berlangsung di Yogyakarta. Kegiatan yang melibatkan jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, serta sejumlah kementerian tersebut membahas penguatan stabilitas keamanan dan dukungan terhadap program-program strategis nasional yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rakor tersebut, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai langkah preventif dalam menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, arahan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Menteri Dalam Negeri menekankan agar kepala daerah terus memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

“Dalam rakor tadi, Menko Polkam dan Mendagri menekankan pentingnya komunikasi yang kuat di lingkungan Forkopimda sebagai upaya mitigasi terhadap berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan,” ujar Mas Dhito.

Mas Dhito mengungkapkan, peristiwa yang sempat terjadi pada Agustus 2025 lalu, termasuk aksi pembakaran Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kediri, turut menjadi perhatian dalam arahan Menteri Dalam Negeri. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kediri agar ke depan mampu menjaga kondusivitas wilayah dengan lebih baik,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan daerah, Pemerintah Kabupaten Kediri terus mempererat kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan iklim yang aman dan stabil sehingga berbagai program pembangunan maupun program strategis nasional dapat berjalan optimal.

Selain fokus pada aspek keamanan, Mas Dhito juga menyoroti upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Berbagai program pemberdayaan masyarakat terus digencarkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.

Program tersebut meliputi pelatihan keterampilan, sertifikasi kompetensi, perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan padat karya, penyelenggaraan bursa kerja (job fair), hingga program magang yang melibatkan berbagai sektor usaha.

Menurut Mas Dhito, keberhasilan menurunkan angka pengangguran tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi salah satu fokus yang terus kami perjuangkan hingga saat ini. Untuk mencapainya dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari semua pihak,” tandasnya.

Melalui penguatan koordinasi Forkopimda dan berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri di bawah kepemimpinan Mas Dhito berupaya memastikan daerah tetap aman, produktif, serta mampu mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini