Beranda Nasional Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Kepala Rumah Tangga Febrie...

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah

8
Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto. rctiplus.com)
Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto. rctiplus.com)

JAKARTA, (KUBUS.ID) – Komisi III DPR RI meminta kepolisian mengusut secara serius kasus kematian Sutrimo, pria yang diketahui merupakan penjaga rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Penyelidikan yang transparan dinilai penting agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, mengatakan penyebab kematian korban harus diungkap melalui proses penyelidikan yang profesional dan berbasis bukti ilmiah. Menurutnya, temuan awal berupa busa yang keluar dari mulut dan hidung korban perlu dipastikan melalui autopsi serta pemeriksaan laboratorium forensik.

“Saya mendukung penuh langkah Polda Metro Jaya untuk bergerak cepat mengusut tuntas kematian Sutrimo secara profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Hasbiallah, Selasa (28/7).

Ia menilai latar belakang korban sebagai penjaga rumah mantan Jampidsus membuat kasus ini menyita perhatian publik. Karena itu, kepolisian diminta mengedepankan metode scientific crime investigation agar penyebab kematian dapat diungkap secara jelas dan tidak menimbulkan berbagai dugaan yang belum terbukti.

“Temuan medis awal ini tentu tidak bisa dipandang sebelah mata dan membutuhkan hasil uji laboratorium forensik serta autopsi yang mendalam,” ujarnya.

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dipulangkan ke Banyumas, Jawa Tengah, untuk dimakamkan oleh keluarga.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Sutrimo masih dalam penyelidikan. Polisi menyatakan belum menemukan indikasi adanya racun berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara. Meski demikian, sejumlah barang bukti telah dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk diperiksa lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban. (far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini