NGANJUK, (KUBUS.ID) – Sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini masih berada dalam periode musim kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Nganjuk mencatat sejumlah daerah telah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan durasi yang cukup panjang hingga pemutakhiran data per 10 September 2026.
Forecaster BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk, Setya Yaris, menyampaikan bahwa HTH terpanjang di Jawa Timur saat ini terpantau di wilayah Magetan dan Madiun yang mencapai 129 hari.
“Selain Magetan dan Madiun, HTH panjang juga tercatat di Blitar dan Malang selama 118 hari, Kediri 117 hari, Jember dan Ngawi 116 hari, Lumajang 115 hari, serta Bojonegoro dan Pacitan selama 113 hari,” jelas Yaris.
Untuk wilayah Kediri, HTH terpanjang yaitu 117 hari tercatat di beberapa titik pengamatan pos hujan, antara lain Papar, Banyakan, Gampengrejo, dan Ngancar. Yaris menegaskan bahwa angka tersebut tidak berarti seluruh kabupaten tidak mengalami hujan sama sekali selama 117 hari, melainkan merupakan pengamatan berturut-turut pada lokasi pos hujan tertentu.
Panjangnya periode kering ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang relatif kering serta pengaruh El Niño kategori sangat kuat. Pada dasarian pertama September 2026, anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 (Samudra Pasifik bagian tengah dan timur) menunjukkan angka +2,76°C. BMKG memprakirakan kondisi El Niño ini masih akan bertahan hingga awal tahun 2027.
Selain El Niño, Monsoon Australia yang kuat juga turut mendukung kondisi kering di Jawa Timur. Sinar matahari yang intens pada siang hari membuat suhu di sejumlah wilayah mencapai 34°C hingga melampaui 35°C–36°C.
Menanggapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan meteorologis, berkurangnya ketersediaan air, serta peningkatan risiko kebakaran lahan dan vegetasi. Masyarakat diharapkan menghemat penggunaan air, tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, memenuhan asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi, serta tetap memantau pemutakhiran informasi cuaca dari BMKG. (far)































