Beranda Jawa Timur Razia Lapas Mojokerto, 14 Senjata Tajam Rakitan Disita

Razia Lapas Mojokerto, 14 Senjata Tajam Rakitan Disita

2209

MOJOKERTO, (KUBUS.ID) – Petugas Lapas Kelas IIB Mojokerto menemukan 14 senjata tajam rakitan dalam razia gabungan yang digelar menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Kelas IIB Mojokerto, Kinayung Nirwana, mengatakan razia digelar pada Kamis malam (6/8/2026). Dari kegiatan tersebut, petugas menemukan 14 senjata tajam rakitan, satu pinset, lima sendok stainless, serta kartu remi dan kartu domino.

“Barang hasil razia yang kami temukan antara lain 14 senjata tajam buatan, satu pinset atau capit, lima sendok stainless, kartu remi, dan kartu domino,” kata Kinayung saat On Air di Radio Andika.

Menurut Kinayung, senjata tajam rakitan tersebut dibuat dari benda yang semestinya digunakan untuk keperluan sehari-hari. Benda tersebut kemudian diasah hingga menjadi runcing dan berpotensi membahayakan.

“Biasanya warga binaan mengasah benda seperti sikat gigi hingga menjadi runcing. Ini tentunya bisa membahayakan,” jelasnya.

Kinayung menyebut sejumlah barang yang ditemukan sebenarnya tersedia di kantin lapas. Namun, keberadaan barang tersebut tetap diawasi karena berpotensi disalahgunakan dan mengganggu keamanan serta ketertiban.

Sementara itu, dari razia tersebut petugas tidak menemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal. Kinayung memastikan kondisi Lapas Kelas IIB Mojokerto tetap aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, dari hasil razia tadi malam tidak ditemukan barang-barang tersebut. Lapas Mojokerto dalam keadaan aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, razia merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan dilakukan secara berkala sesuai arahan pimpinan, baik melalui razia terjadwal maupun pemeriksaan mendadak jika terdapat informasi mengenai potensi gangguan keamanan.

“Kalau mendapatkan informasi terkait hal-hal yang mengancam keamanan dan ketertiban, tentunya kita langsung melaksanakan razia mendadak atau sidak,” pungkasnya. (stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini