Beranda Uncategorized Serapan APBD Tulungagung Baru 23 Persen, TAPD Instuksikan OPD Lakukan Penajaman Anggaran

Serapan APBD Tulungagung Baru 23 Persen, TAPD Instuksikan OPD Lakukan Penajaman Anggaran

877
credit: Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung

Tulungagung, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Tulungagung memacu akselerasi penyerapan APBD yang sempat dinilai kurang cepat hingga bulan lalu. Tim Anggaran Pemerintah Daerah kini telah menginstruksikan seluruh jajaran kepala OPD untuk segera mengoptimalkan realisasi anggaran belanja daerah.

Langkah strategis ini diambil demi menjaga stabilitas program pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

​Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Tulungagung, Fancholiq Joko Pribadi menjelaskan bahwa posisi serapan anggaran hingga Mei kemarin baru menyentuh angka sekitar 23 persen.

Kendati demikian, pihak pemkab optimis realisasi belanja akan meningkat signifikan pada bulan Juni ini setelah adanya proses penajaman pergeseran anggaran yang disesuaikan dengan skala prioritas daerah.

​”Bukan tersendat, istilahnya adalah penyerapannya kurang akselerasi, kurang percepatan,” kata Fancholiq.

​Fancholiq menambahkan, keterlambatan dalam penyerapan anggaran secara hakiki berpotensi menghambat berbagai program kerja yang telah direncanakan sebelumnya. Oleh karena itu, asistensi intensif terus dilakukan agar realisasi di lapangan dapat berjalan sesuai tahapan.

​”Idealnya kalau bulan pertengahan tahun itu kan paling tidak sudah ada 50 persen ya,” ujarnya.

​Memasuki agenda Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), Fancholiq memastikan proses tersebut tidak akan mengganggu ritme penyerapan anggaran yang sedang berjalan. Permintaan pengajuan dari sejumlah OPD kini sudah mulai bergulir untuk dibahas pada bulan Juli mendatang.

​”Insya Allah bulan depan bulan Juli sudah ada istilahnya pembahasan terhadap PAK, sehingga paling tidak Agustus sudah ada dok untuk PAK,” ucapnya.

​Melalui skema percepatan pada semester kedua ini, sektor-sektor krusial seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan akan menjadi fokus utama penajaman anggaran. Pemerintah daerah mematok target tinggi agar seluruh serapan program pembangunan mampu tuntas secara optimal di akhir tahun anggaran.

​”Sehingga nanti akhir tahun target-target yang telah ditetapkan, program-program yang telah ditetapkan, insya Allah nanti paling tidak sudah tercapai di atas 90 persen,” terangnya. (dit)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini