Beranda Jawa Timur Bank Indonesia Kediri Gelar SYIAR 2026, Dorong Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah...

Bank Indonesia Kediri Gelar SYIAR 2026, Dorong Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Mataraman

53

Kediri (KUBUS.ID) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri kembali menggelar Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 sebagai langkah memperkuat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Mataraman.

Bersinergi dengan Pemerintah Kota Kediri, gelaran SYIAR 2026 berlangsung selama tiga hari, 4–6 September 2026, di kompleks Balai Kota Kediri. Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Wilayah Mataraman melalui Sinergi dan Transformasi Digital.”

SYIAR 2026 dibuka oleh Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa yang akan digelar di Surabaya pada 25–27 September 2026.

Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat mengatakan, ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Mataraman.

“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Mataraman. Hal tersebut didukung oleh keberadaan pelaku UMKM, pesantren, lembaga keuangan syariah, komunitas, serta berbagai potensi industri halal yang dapat dikembangkan secara terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya, SYIAR 2026 tidak sekadar menjadi ajang kegiatan ekonomi syariah, tetapi menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari pelaku usaha, pesantren, lembaga keuangan syariah, pemerintah, komunitas hingga masyarakat.

“SYIAR 2026 bukan sekadar event, tetapi menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku usaha, pesantren, lembaga keuangan syariah, pemerintah, komunitas, dan masyarakat agar ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Mataraman semakin terhubung dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah,” lanjut Yayat.

Penyelenggaraan SYIAR 2026 diarahkan pada tiga pilar utama Blueprint Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia. Yakni penguatan ekosistem rantai nilai halal yang terintegrasi dan berdaya saing, optimalisasi pembiayaan syariah, serta perluasan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah.

Implementasinya mencakup penguatan sektor halal food, modest fashion, pariwisata ramah muslim, pengembangan ekosistem keuangan syariah komersial maupun sosial, serta peningkatan literasi masyarakat.

BI Kediri juga mendorong agar penguatan ekosistem syariah tidak berhenti pada edukasi dan pameran. Program diarahkan pada perluasan transaksi, akses pembiayaan, business matching, kerja sama usaha, hingga penguatan ZISWAF produktif.

Transformasi digital menjadi salah satu bagian penting dalam upaya tersebut, terutama untuk memperluas transaksi, akses pembiayaan, promosi produk, dan literasi ekonomi serta keuangan syariah.

Di sisi pengembangan ekosistem halal, BI Kediri antara lain mendorong sertifikasi juru sembelih halal serta akselerasi implementasi Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (Zona KHAS) di wilayah Mataraman.

Sementara dalam aspek pembiayaan, BI mendorong pelaku usaha syariah agar semakin mudah memperoleh akses pembiayaan syariah. Pengembangan keuangan sosial syariah juga diperkuat melalui kampanye wakaf tunai yang sebelumnya telah dilakukan melalui SYIAR QRIS Run pada Agustus 2026.

Tak hanya itu, penguatan literasi dan edukasi turut dilakukan melalui Training of Trainers (ToT) bagi guru SMA, kompetisi ekonomi dan keuangan syariah, talkshow, serta berbagai showcase produk halal unggulan wilayah Mataraman.

Selama tiga hari pelaksanaan, SYIAR 2026 menghadirkan lebih dari 50 produk UMKM unggulan dari 13 kabupaten/kota di wilayah Mataraman. Produk yang ditampilkan meliputi makanan hingga modest fashion.

Masyarakat juga dapat menikmati lebih dari 40 produk kuliner dan kopi yang telah tersertifikasi halal, termasuk produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha dari pondok pesantren.

Beragam kompetisi turut digelar, mulai dari kompetisi dakwah, cerdas cermat bagi pelajar SMA, hingga kompetisi memasak. Selain itu, tersedia talkshow, demo masak, serta pengajian bersama Habib Ja’far Al Hadar.

Untuk memperluas manfaat bagi masyarakat, SYIAR 2026 juga menghadirkan layanan Halal Center, layanan Imigrasi, serta Operasi Pasar Murah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri.

Melalui penyelenggaraan SYIAR 2026, BI Kediri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang semakin terintegrasi, inklusif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini