Beranda Jawa Timur Bansos Marak Dijual, Sosiolog: Apakah Penerima Sudah Tepat?

Bansos Marak Dijual, Sosiolog: Apakah Penerima Sudah Tepat?

54

(KUBUS.ID) – Fenomena bantuan sosial yang kembali dijual di masyarakat dinilai tidak hanya berkaitan dengan perilaku penerima, tetapi juga persoalan pendataan penerima yang seharusnya tepat sasaran.

Dr. Taufik Alamin, M.Si., dosen Sosiologi UIN Syekh Wasil Kediri, menyebut validasi data menjadi salah satu persoalan yang terus berulang dalam penyaluran bansos. Menurutnya, perlu dipertanyakan apakah bantuan sosial tersebut memang sudah diberikan kepada penerima yang tepat.

Menurut Taufik, data penerima harus benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di tingkat paling bawah. Kondisi ekonomi warga dapat berubah dari waktu ke waktu sehingga pendataan perlu dievaluasi secara berkala. Jika kelemahan pendataan terus dibiarkan, persoalan teknis dapat berkembang menjadi masalah sosial.

Taufik menilai pemerintah juga perlu memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai tujuan bantuan sosial. Penerima maupun perangkat yang terlibat dalam penyaluran, perlu memahami bahwa bansos merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat yang lebih membutuhkan.

Ia menambahkan, media memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan pemerintah melalui pemberitaan dan evaluasi. Menurutnya, pengawasan tersebut bukan untuk menjelekkan pihak tertentu, tetapi mendorong perbaikan agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran. (rif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini