Kediri (KUBUS.ID) – Perum BULOG Kantor Cabang Kediri memperkuat pengawasan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mencegah penyimpangan distribusi. Langkah tersebut dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK) binaan hingga pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus Penertiban Program Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
Upaya ini merupakan tindak lanjut atas dugaan penyalahgunaan beras SPHP oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. BULOG Kediri juga melakukan evaluasi jaringan distribusi guna memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Pemimpin BULOG Cabang Kediri, Harisun, menegaskan pengawasan diperketat untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program stabilisasi pangan pemerintah.
“Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga kepercayaan publik. Seluruh mitra penyalur harus mematuhi ketentuan, sehingga beras SPHP tersalurkan secara tertib, transparan, dan benar-benar diterima masyarakat sesuai tujuan program,” tegas Harisun.
Ia menambahkan, evaluasi dilakukan secara berjenjang, termasuk terhadap RPK dan seluruh jaringan penyalur, guna meminimalkan potensi penyimpangan distribusi maupun pelanggaran ketentuan harga jual.
Hingga saat ini, BULOG Kediri telah menyalurkan beras SPHP sebanyak 14.172.510 kilogram melalui berbagai saluran, mulai dari pasar rakyat, RPK, Gerakan Pangan Murah (GPM), koperasi binaan pemerintah daerah, KDKMP, outlet BUMN/D hingga swalayan dan toko modern.
Melalui pengawasan yang semakin intensif, BULOG Kediri berkomitmen menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan program SPHP memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(atc/rif)






























