Beranda Kediri Raya Pasar Murah Pemkab Kediri Ringankan Beban Warga Wonoasri Grogol

Pasar Murah Pemkab Kediri Ringankan Beban Warga Wonoasri Grogol

1

KEDIRI, KUBUS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menghadirkan Pasar Murah Tahap II Tahun 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Taman Talasari, Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol.

Sejak sebelum kegiatan dibuka, antusiasme masyarakat sudah terlihat. Warga rela mengantre untuk mendapatkan berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari minyak goreng, beras, gula hingga bahan pangan lainnya. Harga yang lebih ramah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk memanfaatkan program yang digelar Pemkab Kediri tersebut.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sonny Subroto Maheri Laksono menyampaikan, pasar murah merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.

“Pasar murah yang kita selenggarakan hari ini bertujuan untuk membantu beban ekonomi masyarakat khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” ujar Sonny.

Menurutnya, kepedulian Pemkab Kediri tidak berhenti pada penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga memberikan paket souvenir kepada warga sebagai bentuk perhatian sosial.

“Semoga paket souvenir yang diberikan bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Pelaksanaan Pasar Murah Tahap II 2026 dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi warga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana turut mengapresiasi tingginya minat masyarakat. Bahkan, antrean warga telah terlihat sebelum pasar murah resmi dibuka.

“Tadi saya lihat pasar murahnya belum dibuka, tapi yang antre sudah berjejer minyaknya kayaknya sudah mau habis. Berasnya tadi sudah antri, gula, dan lain sebagainya,” ungkap Dyah.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini