KEDIRI, KUBUS.ID – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) melalui MKSO Kebun Dhoho Kediri terus memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri, khususnya dalam aspek pendampingan hukum dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja jajaran Kejari Kabupaten Kediri ke kantor MKSO Kebun Dhoho, Selasa (8/9/2026). Kunjungan dipimpin Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Kabupaten Kediri, Arga Maramba Pandin Purba, dan disambut General Manager MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara perusahaan dengan Kejari Kabupaten Kediri. Juni Yanto mengatakan, sinergi dengan Kejari menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kegiatan perusahaan berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip GCG. Pendampingan hukum juga diharapkan menjadi langkah preventif agar pengambilan keputusan strategis perusahaan dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga potensi persoalan hukum dapat diminimalkan sejak awal.
Di tengah penguatan tata kelola perusahaan, MKSO Kebun Dhoho juga terus mengawal berbagai aktivitas untuk mendukung keberlangsungan musim giling. Kegiatan tersebut meliputi panen dan tebang tebu yang selanjutnya dikirim ke sejumlah pabrik gula di wilayah Dhoho, yakni PG Pesantren Baru, PG Ngadiredjo, dan PG Meritjan. Selain itu, kegiatan tanam serta perawatan tanaman tebu terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan pasokan bahan baku pada musim berikutnya.
Juni menjelaskan, memasuki musim kemarau, kebutuhan pengairan tanaman menjadi salah satu perhatian utama. Pengelolaan air harus dilakukan secara optimal, termasuk melalui pengairan ekstra, agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman tebu tetap terjaga. Menurutnya, keberhasilan musim giling tidak hanya ditentukan oleh kelancaran proses di dalam pabrik, tetapi juga ketersediaan dan kualitas bahan baku yang dipersiapkan sejak dari kebun.
“Sekarang kami juga melaksanakan kegiatan tanam dan perawatan tanaman. Karena kondisi sedang kemarau, tentu kebutuhan pengairan menjadi perhatian. Kami harus melakukan pengairan ekstra agar tanaman tetap tumbuh dengan baik dan produktivitasnya dapat dijaga,” jelas Juni.
Ia berharap komunikasi dan koordinasi dengan Kejari Kabupaten Kediri terus berjalan dengan baik, seiring upaya MKSO Kebun Dhoho menjaga produktivitas tebu dan memastikan keberlangsungan pasokan bahan baku bagi pabrik gula di wilayah Dhoho.(adv-thw)






























