KEDIRI, KUBUS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menghadirkan Pasar Murah Tahap II 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kali ini, kegiatan digelar di Desa Wonorejo, Kecamatan Kunjang.
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Telur, gula dan minyak goreng menjadi tiga komoditas yang paling banyak diburu masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan ketiga Pasar Murah Tahap II 2026 yang digelar Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana mengatakan, tingginya minat warga menunjukkan pasar murah memberikan manfaat secara langsung, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Harapannya masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Utamanya masyarakat yang kurang mampu dan lansia,” ujarnya.
Selain telur, gula dan minyak goreng, Pemkab Kediri juga menyediakan bawang merah, bawang putih serta sejumlah produk olahan UMKM. Masyarakat sekaligus dikenalkan dengan produk lokal melalui paket suvenir dari TP PKK Kabupaten Kediri yang berisi abon lele, telur asin, beras, minyak goreng, sarden dan kecap.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri Santoso menambahkan, harga sejumlah komoditas dalam pasar murah lebih rendah sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 dibandingkan harga di pasaran.
“Ini harus terus kita laksanakan agar masyarakat bisa merasakan dan membeli dengan harga murah. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi,” katanya.(atc)






























