Beranda Jawa Timur Ahli Gizi: MBG Tak Hanya Harus Bergizi, tapi Juga Aman Dikonsumsi

Ahli Gizi: MBG Tak Hanya Harus Bergizi, tapi Juga Aman Dikonsumsi

8

Kediri (KUBUS.ID) – Kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian terhadap pentingnya keamanan pangan. Ahli Gizi Rumah Sakit Tulungrejo Pare, Claudia Ayu A.Md.Gz., mengatakan keamanan makanan harus diperhatikan sejak pemilihan bahan, proses pengolahan, penyimpanan hingga distribusi.

Claudia menjelaskan, bahan mentah dan matang harus dipisahkan, termasuk penggunaan talenan dan pisau. Bahan makanan juga perlu diperiksa kesegarannya, sementara pekerja yang mengolah makanan wajib menjaga kebersihan dengan menggunakan masker, penutup kepala, dan celemek serta tidak memakai perhiasan saat bekerja.

Dalam proses memasak, daging dan ayam harus dimasak hingga matang sempurna dengan suhu di atas 74 derajat Celsius untuk membunuh bakteri berbahaya. Setelah matang, makanan tetap membutuhkan pemeriksaan kualitas, termasuk pengecekan aroma, kebersihan, dan kelayakan sebelum didistribusikan.

Claudia mengatakan makanan yang sudah matang juga memiliki batas waktu konsumsi. Menurutnya, makanan sebaiknya segera dihabiskan dan tidak dibiarkan terlalu lama setelah matang. Setiap dapur juga perlu menyimpan satu porsi sampel makanan selama 24 jam sebagai bahan pemeriksaan apabila terjadi keluhan atau kejadian yang tidak diinginkan.

Penyimpanan peralatan dan bahan makanan juga harus diperhatikan untuk mencegah kontaminasi dari hewan seperti kecoak dan tikus. Peralatan seperti panci, wajan, talenan, dan pisau harus dibersihkan setelah digunakan dan disimpan di tempat tertutup, sedangkan bahan makanan perlu disimpan sesuai jenis dan tingkat kerusakannya.

Selain bahan dan peralatan, kualitas air juga menjadi bagian penting dalam keamanan pangan. Claudia menyebut pemeriksaan secara berkala perlu dilakukan terhadap air, makanan, udara, peralatan, lingkungan, serta penjamah makanan. Pemeriksaan tersebut, kata dia, umumnya dilakukan sekitar enam bulan sekali.

Ia menegaskan, penyedia makanan tidak cukup hanya memastikan makanan bergizi. Seluruh tahapan pengolahan dan distribusi harus memenuhi standar kebersihan agar makanan yang diberikan kepada masyarakat juga aman dikonsumsi. (rif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini