
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan tengah melaksanakan program vaksinasi serentak yang menyasar seluruh anak sekolah pada jenjang awal di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Kediri. Program kesehatan ini difokuskan khusus bagi peserta didik kelas 1 untuk pemberian vaksin campak dan rubela, serta kelas 5 khusus perempuan untuk mendapatkan vaksin Human Papillomavirus (HPV).
Langkah preventif tersebut diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam menekan laju penyebaran penyakit menular sekaligus membentengi generasi muda dari risiko penyakit mematikan di masa depan. Vaksinasi HPV sendiri dikenal luas sebagai pelindung utama untuk mencegah terjadinya kanker leher rahim atau kanker serviks pada perempuan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Supriyanto, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan imunisasi massal ini dirancang untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) secara optimal di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini dilakukan untuk membentuk kekebalan komunitas. Supaya tidak mudah tertular penyakit dan mencegah terjangkitnya kanker mulut rahim atau serviks,” ujar Hendik.
Mengenai jadwal pelaksanaan di lapangan, pihak Dinas Kesehatan menargetkan seluruh rangkaian program imunisasi ini dapat diselesaikan secara tuntas dalam kurun waktu satu bulan. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan tidak lepas dari sejumlah tantangan, salah satunya masih adanya keraguan dari sebagian orang tua murid.
“Kendalanya terkadang ada penolakan dari beberapa orang tua dengan alasan takut efek samping,” ungkap Hendik.
Untuk menyikapi kendala tersebut serta mengantisipasi siswa yang berhalangan hadir, Dinas Kesehatan telah menyiapkan mekanisme susulan agar tidak ada anak yang terlewat. Bagi siswa yang tidak bisa mengikuti vaksinasi pada jadwal yang telah ditentukan, proses penyuntikan akan dilakukan secara mandiri melalui koordinasi intensif antara pihak sekolah dan puskesmas terdekat.
Hendik menegaskan bahwa pihak Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi pentingnya melakukan vaksinasi. Ia juga berpesan kepada para orang tua di Kota Kediri agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.
“Orang tua diimbau untuk lebih bijak memfilter berita yang beredar di media sosial, agar dipastikan kebenarannya,” pesan Hendik. (sof)





























