Kediri (KUBUS.ID) – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menguatkan sinergi lintas instansi untuk menekan angka pengangguran melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan ke Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri.
Kapolres menegaskan, Poliran merupakan tindak lanjut Program Quick Wins 100 Hari Kapolri yang mendorong kepolisian turut berperan dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses informasi lowongan kerja, meningkatkan keterampilan pencari kerja, serta mendukung situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan instansi terkait, warga yang belum bekerja diharapkan memperoleh akses informasi lowongan dan kesempatan meningkatkan keterampilan agar bisa terserap di dunia kerja,” ujar AKBP Kresno Wisnu Putranto.
Dalam pertemuan bersama Dinkop UMTK dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kediri tersebut, dibahas pula perkembangan ketenagakerjaan di Kota Kediri. Data Dinkop UMTK mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 3,91 persen pada 2024 menjadi 3,76 persen pada 2025. Meski demikian, tantangan penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya jumlah pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) masih memerlukan perhatian bersama.
Melalui program Poliran, Polres Kediri Kota mendorong penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga terkait. Ke depan, peran Bhabinkamtibmas juga diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi peluang kerja serta menghubungkan warga yang membutuhkan pekerjaan dengan instansi terkait.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(atc)































