Beranda Kediri Raya MKSO Kebun Dhoho Kediri Rampungkan Panen Tebu 2026, Pasok 223 Ribu Ton...

MKSO Kebun Dhoho Kediri Rampungkan Panen Tebu 2026, Pasok 223 Ribu Ton ke Lima Pabrik Gula

1

KEDIRI, KUBUS.ID – Manajemen Kerja Sama Operasional (MKSO) Kebun Dhoho Kediri, Jawa Timur, resmi mengakhiri rangkaian panen tebu musim 2026. Sepanjang musim giling tahun ini, Kebun Dhoho berhasil menyuplai sebanyak 223.963,03 ton atau setara 2.239.630,3 kuintal tebu ke sejumlah pabrik gula yang tergabung dalam Cluster Jatim 1.

Kegiatan panen yang dimulai sejak awal Mei 2026 tersebut mencakup area perkebunan seluas kurang lebih 3.310 hektare. Proses penebangan hingga pengangkutan hasil panen dilaksanakan secara bertahap guna menjaga ketersediaan bahan baku bagi industri gula, khususnya di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Tebu hasil panen MKSO Kebun Dhoho didistribusikan ke lima pabrik gula dalam Cluster Jatim 1. Kelima pabrik tersebut yakni PG Pesantren Baru, PG Ngadiredjo, PG Meritjan, PG Modjopanggoong di Kabupaten Tulungagung, serta PG Lestari yang berada di Kabupaten Nganjuk.

General Manager MKSO Kebun Dhoho Kediri, Juni Yanto, menyampaikan bahwa seluruh tahapan kegiatan panen hingga distribusi tebu selama musim 2026 dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah proses panen tebu selama ini berjalan lancar,” ujar Juni Yanto, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan pencapaian tersebut merupakan buah dari koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan produksi. Kontribusi jajaran manajemen, bagian tanaman, para tenaga tebang, hingga masyarakat di sekitar perkebunan menjadi unsur penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses panen.

Juni juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta mencurahkan tenaga selama berlangsungnya musim panen. Menurutnya, peran para tenaga tebang dan angkut turut menentukan kelancaran proses pengiriman tebu agar sesuai dengan target yang telah direncanakan.

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh bagian tanaman, jajaran dan tim, tenaga-tenaga tebang, serta masyarakat sekitar yang telah terlibat dan menyukseskan panen raya 2026,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Juni menegaskan bahwa dukungan masyarakat sekitar memiliki arti penting bagi keberlangsungan operasional MKSO Kebun Dhoho. Hubungan kerja sama yang terbangun selama musim panen turut menunjang efektivitas kegiatan penebangan, pengangkutan, hingga pemenuhan pasokan tebu ke pabrik-pabrik gula tujuan.

Rampungnya musim panen tahun ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh aktivitas tebang dan pengiriman tebu MKSO Kebun Dhoho sepanjang 2026. Realisasi pasokan yang dicapai juga menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku industri gula di Jawa Timur.

Juni berharap hasil yang diperoleh pada musim ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus landasan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kinerja pada periode mendatang.

“Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan kebersamaan semua pihak. Semoga hasil yang dicapai pada musim 2026 ini dapat menjadi evaluasi dan pijakan untuk meningkatkan kinerja pada musim berikutnya,” tuturnya.

Ke depan, MKSO Kebun Dhoho berkomitmen untuk terus menjaga hubungan sinergis antara manajemen, tenaga kerja, mitra, serta masyarakat sekitar. Kolaborasi yang berkesinambungan diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas tebu sekaligus menjaga kelancaran pasokan bahan baku ke pabrik gula pada musim tanam dan panen berikutnya.(adv/thw)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini