Beranda Nasional Prabowo Bentuk Universitas RI, Sekolah Khusus Calon Pejabat Negara

Prabowo Bentuk Universitas RI, Sekolah Khusus Calon Pejabat Negara

1260
Mensesneg Prasetyo Hadi memberi keterangan pers tentang pembentukan Universitas Republik Indonesia (Antara Foto/Galih Pradipta/bar)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan khusus untuk menyiapkan calon-calon pejabat pemerintahan. Model pendidikan itu diadopsi dari sejumlah negara yang lebih dulu memiliki sekolah kepemimpinan bagi aparatur negara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, pembentukan URI telah dipersiapkan sejak lama. Namun, realisasinya baru dilakukan pada waktu yang dinilai tepat.

“Itu sudah kita persiapkan lama. Cuma, waktunya kan enggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7), dilansir Antara.

Menurut dia, konsep URI mengacu pada lembaga pendidikan kepemimpinan di berbagai negara, salah satunya Prancis. Negeri itu memiliki École Nationale d’Administration (ENA) yang kini bertransformasi menjadi Institut National du Service Public (INSP).

Prasetyo menjelaskan, lembaga tersebut menjadi jalur pendidikan bagi calon pejabat strategis. Mulai pejabat pemerintahan, pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), hingga kepala daerah.

“Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu, satu lembaga,” katanya.

Pemerintah berharap pola serupa dapat diterapkan di Indonesia. Tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis pemerintahan, tetapi juga memperkuat wawasan kebangsaan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas negara.

“Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan. Kita ini semua menjalankan amanah untuk kepentingan kebangsaan dan negara,” tegas Prasetyo.

Pada Rabu (23/7), Prabowo sekaligus melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia di Istana Negara. Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto dipercaya sebagai Gubernur URI, sedangkan Prof. Yos Sunitiyoso dilantik sebagai Wakil Gubernur URI.

Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang sebelumnya mengundurkan diri.

Sebelum menduduki jabatan barunya, Donny menjabat Wakil Menteri Pertahanan. Sementara Yos Sunitiyoso sebelumnya merupakan Direktur Hilirisasi dan Kemitraan pada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan pembentukan URI, pemerintah menyiapkan jalur pendidikan khusus yang diharapkan menjadi wadah pembinaan calon pemimpin birokrasi nasional sekaligus memperkuat kualitas kepemimpinan aparatur negara di masa depan.(adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini