KEDIRI, KUBUS.ID – Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk memperkuat sinergi antarkaryawan sekaligus mengoptimalkan produktivitas menjelang berakhirnya musim giling 2026.
Komitmen tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang berlangsung di halaman kantor PG Pesantren Baru, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, serta diikuti seluruh karyawan.
Dalam amanatnya, Sugondo menekankan bahwa nilai persatuan yang menjadi semangat perjuangan pemuda Indonesia perlu diterapkan dalam lingkungan kerja. Menurutnya, kebersamaan dan tujuan yang selaras menjadi modal penting untuk meraih keberhasilan bersama.
“Mari kita maknai Hari Sumpah Pemuda dengan semangat bersatu untuk menuju kesuksesan bersama,” ujar Sugondo.
Ia menjelaskan, tekad para pemuda pada masa perjuangan kemerdekaan menjadi pelajaran tentang pentingnya menyatukan perbedaan demi mencapai tujuan yang lebih besar. Semangat tersebut dinilai relevan dengan upaya perusahaan dalam menyelesaikan musim giling tahun ini.
“Dulu para pemuda bertekad untuk bersatu, menyatukan berbagai suku yang terpecah untuk melawan penjajah. Namun, sekarang mari kita bersatu untuk menuju sukses giling 2026,” tegasnya.
Sugondo juga mengingatkan bahwa tantangan operasional pada penghujung musim giling membutuhkan dukungan seluruh karyawan. Karena itu, kedisiplinan, kekompakan, dan konsistensi dalam bekerja harus terus dijaga agar proses penggilingan tebu dapat berjalan optimal hingga selesai.
Saat ini, PG Pesantren Baru masih melaksanakan kegiatan giling 2026 dengan waktu yang tersisa hanya beberapa hari sebelum musim giling berakhir. Situasi tersebut menjadi momentum bagi seluruh karyawan untuk meningkatkan kinerja dan memaksimalkan hasil produksi.
“Ayo kita genjot produktivitas di akhir musim ini. Semoga kita mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan,” pungkas Sugondo. (adv/thw)































