BLITAR (KUBUS.ID) – Seorang pria berinisial AA (51), warga Lingkungan Talun, Kelurahan/Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan tutup usia di dalam kamar tidurnya, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan setelah tetangga merasa curiga karena selama dua hari tidak melihat aktivitas korban.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika tetangga korban berinisial J mendatangi rumah korban yang berada di sebelah barat rumahnya. Saat tiba di lokasi, saksi melihat sepeda motor korban masih terparkir di teras, sementara pintu rumah dalam keadaan terkunci.
Karena tidak mendapat respons, saksi kemudian mengintip melalui kaca jendela kamar yang biasa ditempati korban. Dari sana, korban terlihat dalam posisi terlentang di atas kasur dengan kondisi wajah membengkak dan menghitam. Saksi lalu memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi tersebut sebelum melaporkannya kepada perangkat desa dan Polsek Talun.
Mendapat laporan, petugas gabungan dari SPKT, Unit Identifikasi Satreskrim, Polsek Talun, serta tim medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban telah tutup usia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuhnya.
“Hasil pemeriksaan tim medis dan Inafis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat penyakit jantung sekitar empat tahun dan di lokasi ditemukan obat-obatan yang diduga milik korban,” ujar Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung selama sekitar empat tahun. Di lokasi kejadian juga ditemukan sejumlah obat, di antaranya Aspilets dan Digoxin, yang menurut tenaga medis merupakan obat untuk penyakit jantung.
Aiptu Saiful Muheni menambahkan, polisi masih melakukan pendalaman untuk melengkapi proses penyelidikan. “Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak keluarga untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian,” pungkasnya. (nhd)































