KEDIRI, (KUBUS.ID) – Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri terus melakukan komunikasi dengan para pedagang di Pasar pahing menyusul munculnya pemasangan banner di kawasan pasar pahing Kota Kediri pada Senin (7/9) sore. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap persoalan maupun aspirasi pedagang dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi yang baik.
Sebelumnya, telah ada kesepakatan antara pedagang dengan pihak PD Pasar Joyoboyo agar aspirasi disampaikan melalui surat resmi kepada PD Pasar. Surat tersebut diharapkan menjadi dasar untuk melakukan tindak lanjut sekaligus menyusun laporan mengenai kondisi dan kebutuhan para pedagang.
Namun, hingga saat ini surat yang dimaksud belum diterima. Di sisi lain, banner telah terpasang di area Pasar pahing kota kediri.
Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Djauhari Luthfi, menegaskan bahwa pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dengan para pedagang untuk mengetahui persoalan yang berkembang secara langsung di lapangan.
“Sebetulnya kemarin sudah disepakati untuk mereka mengirim surat kepada kami, sehingga menjadi dasar kami untuk laporan. Tapi sampai saat ini teman-teman pedagang belum menyampaikan suratnya, kok tiba-tiba memasang banner,” ujar Djauhari.
Menurutnya, komunikasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan pasar. Dengan koordinasi yang intensif, berbagai persoalan yang muncul dapat dibahas bersama sehingga tidak berkembang menjadi kesalahpahaman.
Kondisi aktivitas perdagangan di Pasar Pahing Kota Kediri sendiri disebut masih berjalan. Para pedagang tetap menjalankan kegiatan jual beli seperti biasa, sementara koordinator pasar juga terus melakukan komunikasi dengan pedagang.
“Di Pasar pahing itu sebetulnya kondisi seperti ini. Kami selalu koordinasi, koordinator pasar juga selalu koordinasi dengan pedagang, dan mereka juga tetap berjualan. Mereka tetap berdagang di pasar, dan sebetulnya tidak ada masalah,” jelasnya.
Meski demikian, Perumda Pasar Joyoboyo tetap akan melakukan komunikasi lebih lanjut untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pemasangan banner serta aspirasi yang ingin disampaikan para pedagang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Perumda Pasar Joyoboyo dalam menjaga kondusivitas aktivitas perdagangan sekaligus membangun pengelolaan pasar yang mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan penyelesaian persoalan secara bersama-sama.
“Makanya kami akan komunikasi lebih lanjut terkait Pasar Payang,” pungkas Djauhari.(atc/stm)






























