KEDIRI (KUBUS.ID) – Pagar pembatas tribun dan lapangan di Stadion Brawijaya Kota Kediri akan diganti. Mulai Selasa (8/9/2026) besok, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri akan memulai tahapan loading material untuk proyek pergantian pagar pembatas secara bertahap.
Hermawan, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kediri yang juga bertindak sebagai PPKom mengatakan langkah awal pengerjaan ini akan memprioritaskan area tribun C dan D yang kondisinya diketahui sudah rusak berat. Perbaikan di dua sektor tersebut ditargetkan bisa rampung sebelum skuad Macan Putih menjamu Madura United di laga kandang pada 9 Oktober mendatang.
“Kita fokus yang kemarin rusak. Kita coba hitung dulu estimasi waktunya agar bisa selesai sebelum Persik main,” ungkap Hermawan, di sela-sela peninjauan lokasi, Senin (7/9/2026).
Nantinya, pagar tak sekadar diganti, namun spesifikasinya ditingkatkan drastis. Jika sebelumnya tinggi pagar hanya sekitar 2 meter dengan ketebalan besi 6 milimeter, wajah baru pagar Brawijaya akan menjulang setinggi 3 meter menggunakan besi 12 milimeter yang jauh lebih kokoh. Proyek ini ditargetkan tuntas seutuhnya pada pertengahan Desember 2026.
“Pagar akan diganti secara menyeluruh, tetapi pengerjaannya bertahap. Kita selesaikan bagian ini dulu (tribun C dan D), kemudian dipasang, setelah itu dilanjutkan ke bagian sisi lainnya,” jelasnya.
Skema perombakan secara estafet ini sengaja dipilih agar markas Persik Kediri tersebut tetap bisa digunakan untuk menggelar pertandingan. Pihak PUPR memastikan tidak akan ada pembongkaran pagar secara masal di waktu yang sama.
“Pertama-tama kita perbaiki fungsinya. Tidak kita buka semua dulu. Kita selesaikan yang di sini, kita pasang, kemudian lanjut ke bagian berikutnya,” urainya.
Sebagai informasi, pembenahan Stadion Brawijaya ini merupakan bentuk sinergi yang solid. Pemkot Kediri mengambil porsi dalam perbaikan kualitas lapangan dan pagar pengaman, sementara manajemen Persik Kediri menangani pengadaan single seat (kursi tunggal) di area tribun. (nhd)






























